Zamrud News - Kehadiran instragram selama 2,5 tahun terakhir mampu menjadi sebuah layanan di mana pengguna Instagram dapat menangkap dan berbagi momen di dunia secara sederhana dan indah melalui sebuah foto. Walaupun foto adalah media yang kuat untuk menyimpan suatu momen, pengelola Instagram menganggap, foto adalah gambar yang statis. Dalam kamus bahasa Indonesia, statis mempunya arti keadaan diam (tidak bergerak, tidak aktif, tidak berubah keadaannya); tidak mau menyesuaikan diri dengan keadaan zaman.
Terkait kebutuhan itu, Pada Tanggal 20 Juni 2013, Kevin Systrom CEO Instagram mengumumkan secara resmi kehadiran fitur Video pada Instagram.
Kevin Systrom mengatakan dalam blog resmi Instagram, “Kami senang memperkenalkan video pada Instagram dan membawa pengguna kepada cara lain untuk berbagi cerita. Ketika anda mengambil foto di Instagram, sekarang Anda akan melihat ikon kamera. Fitur ini memungkinkan pengguna Instagram untuk membuat video berdurasi 15 detik untuk di-share di Instagram. Selain itu, pengguna juga bisa menemukan 13 filter yang dibangun khusus untuk video sehingga pengguna dapat tetap berbagi konten yang indah di Instagram.
“Apa yang telah kami lakukan ke foto, juga kami lakukan ke video,” Kevin Systrom menambahkan.
Fitur ini akan diluncurkan ke pengguna Instagram di iOS dan Android mulai 20 Juni 2013. Lalu mengapa Instagram memilih untuk durasi 15 detik? Ini memang lebih lama ketimbang Vine yang hanya memiliki durasi 6 detik.
“Karena itu adalah pilihan artistik,” jawab Systrom. Meski begitu, Systrom mengatakan bahwa antara Instagram dengan Vine tak ada yang lebih baik satu sama lain, karena masing-masing punya kekhasan sendiri.
Selain mengumumkan fitur baru, Systrom juga menyebut Instagram memiliki 130 juta pengguna aktif tiap bulannya. Selain itu juga ada 16 miliar foto yang dibagi pengguna Instagram tiap harinya. Keterikatan dengan aplikasi ini juga tinggi: lebih dari 1 miliar orang yang memberikan “like” di layanan ini tiap harinya.
Kita lihat saja, apakah dengan kehadiran fitur Video pada Instagram bisa lebih memanjakan pengguna. Atau sebaliknya, dengan kehadiran video justru menurunkan image Instagram yang telah sukses dengan cita rasa khas foto yang eksklusif.
Sumber

0 komentar:
Posting Komentar